rahasia keputihan pada wanita

Terungkap!!! Rahasia Di Balik Keputihan. Wanita Wajib Tahu Ini!

Please rate this

 

Keputihan (flour albus) adalah cairan berlebih yang keluar dari organ kewanitaan. Keputihan bisa bersifat fisiologis (dalam keadaan normal) namun bisa juga bersifat patologis (karena penyakit).

Untuk Anda ketahui, bahwa keputihan pada wanita ternyata tidak mengenal batasan usia.

Berapa pun usia seorang wanita, bisa saja terkena keputihan, entah itu wanita remaja yang relatif masih berusia muda dan subur/produktif, wanita yang sudah memasuki masa menopause bahkan wanita hamil sekalipun.

APA ITU KEPUTIHAN ?

Sebelum saya bahas lebih jauh dan mendalam, saya akan coba kenalkan istilah keputihan yang sering digunakan kalangan medis/kedokteran.

Keputihan dalam istilah kedokterannya disebut flour albus, leukore, white discharge atau vaginal discharge. Istilah-istilah itu memiliki arti cairan yang keluar dari rahim melalui vagina.

Semua wanita pasti akan mengalami keputihan, hanya saja keputihan terbagi dua yakni, keputihan normal dan keputihan abnormal.

Keputihan normal adalah yang terjadi sesuai dengan proses alami pada seorang wanita. Biasanya keputihan normal cairan yang keluar tidak berbau, tidak gatal, dan jernih.

Sedangkan keputihan abnormal terjadi akibat infeksi seperti jamur, bakteri dan parasit.

Salah satu ciri yang dapat dengan mudah dikenali pada keputihan abnormal adalah volume/jumlah cairan yang banyak, berwarna putih seperti susu basi, kuning atau kehijauan tergantung penyebab keputihan itu sendiri.

Namu dari segi bau akan tercium bau busuk atau amis.

Dunia medis menyebut keputihan yang tidak normal ini dengan istilah keputihan patologis.

Keputihan jenis ini merupakan sinyal atau tanda dari berbagai penyakit yang mungkin sedang terjadi dan adanya infeksi di dalam rongga panggul seperti infeksi pada saluran telur sehingga akan disertai rasa sakit pada sekitar perut bagian bawah.

Jika hal ini tidak ditangani dengan baik maka sudah dapat dipastikan akan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan ke depannya, dan tentu saja ini bisa jadi berbahya.

Apa saja sih kira-kira yang dirugikan dengan hal ini?

Utamanya organ reproduksi dan juga saluran reproduksi. Bila organ kewanitaan ini terganggu maka dapat mengakibatkan kemandulan bahkan hamil di luar kandungan karena tersumbatnya saluran tuba.

Selain itu keputihan yang terjadi terus menerus dapat merupakan gejala awal dari kanker serviks atau kanker rahim.

PENYEBAB KEPUTIHAN

Menurut saya pribadi, keputihan bisa terjadi karena kurangnya menjaga kebersihan organ kewanitaan, atau kurangnya perhatian dalam merawat miss V.

Tapi, itu hanya opini saya pribadi.

Sekarang mari kita coba lihat bagaimana sebenarnya keputihan itu terjadi dalam sudut pandang dunia medis.

Keputihan dengan jenis normal atau dalam dunia medis dikenal sebagai keputihan fisiologis.

Keputihan seperti ini kerap terjadi karena proses alami pada wanita seperti:

  • stress emosional (faktor psikologis)
  • pada saat menjelang ovulasi
  • ketika tersangsang secara seksual

Ketiga poin di atas adalah normal dan tidak perlu terlalu dikhawatirkan, yang perlu diperhatikan adalah keputihan abnormal yang terjadi karena adanya infeksi pada organ kewanitaan.

Keputihan patologis (abnormal) terjadi karena adannya infeksi yang disebabkan berapa hal:

  • Pertama bisa disebabkan oleh bakteri seperti ; gonococus, trichomatis dan chlamydia
  • Kedua oleh jamur seperti ; candida
  • Ketiga oleh infeksi yang disebabkan parasit seperti ; trichomonas vaginalis
  • Keempat oleh infeksi yang disebabkan oleh virus seperti ; candyloma ta acuminata dan herpes.

Bila disederhanakan lagi, infeksi bisa terjadi dikarenakan kita tidak atau kurang menjaga kebersihan organ kewanitaan tersebut, sehingga jamur, bakteri dan parasit yang merugikan dapat tumbuh dan berkembang biak dengan mudah dan cepat.

JENIS KEPUTIHAN

Normal

Menurut Sobel dari Wayne State University, wanita di dunia ini 75% nya pernah mengamalami keputihan, setidaknya satu kali dan 45% wanita pernah mengalami keputihan sebanyak dua kali atau lebih selama hidupnya.

Keputihan merupakan proses yang normal sebagai tanda proses ovulasi yang terjadi dalam tubuh wanita. Hal ini terjadi karena adanya pengaruh hormon estrogen dan progesteron. Dua hormon ini juga menyebabkan lendir serviks menjadi lebih encer sehingga menimbulkan keputihan pada proses ovulasi.

Keputihan normal juga dapat terjadi saat seorang wanita terangsang secara seksual. Hal ini berguna untuk menerima penetrasi senggama, sehingga mengeluarkan cairan sebagai pelumas dalam senggama.

Keputihan normal pada masa menjelang menstruasi biasanya terjadi sekitar hari ke 10-16 menstruasi.

Tidak normal

Keputihan yang tidak normal dapat disebabkan oleh infeksi alat kelamin, karena jamur, virus, bakteri atau parasit,

  1. Keputihan karena jamur, ditandai dengan rasa gatal pada vulva dan sekitarnya, cairan berwarna putih dan agak kekuning-kuningan, serta berbau menyengat.
  2. Keputihan karena virus ditandai dengan seperti adanya luka melepuh seperti terbakar disekitar bagian dalam miss v yang sangat gatal dan dalam vagina terasa panas
  3. Keputihan karena bakteri ditandai dengan cairan yang encer, bewarna putih keabu-abuan serta berbau amis
  4. Keputihan karena parasit ditandai dengan munculnya cairan kental yang berwarna kuning kehijauan dengan aroma tak sedap dan berbusa.

CIRI-CIRI KEPUTIHAN

Tidak Berbahaya

Ciri-ciri dari keputihan yang normal atau tidak berbahaya adalah;

  1. Volume keputihan yang relatif sedikit
  2. Berwarna bening, terkadang kental berwarna putih, bahkan tidak memiliki bau
  3. Keputihan yang tidak berbahaya ini tidak disertai dengan rasa gatal yang mengganggu, nyeri, atau bahkan rasa panas seperti terbakar.

Berbahaya

Lalu bagaimana dengan keputihan yang termasuk ke dalam golongan Berbahaya?

Keputihan yang masuk dalam kategori berbahaya memiliki ciri-ciri sebagai berikut;

  1. Memiliki volume lebih banyak, yang terjadi secara terus menerus dan simultan, selain itu juga terdapat banyak leukosit atau komponen pembentuk darah putih.
  2. Warnanya biasanya akan berubah, dari putih susu, kekuningan, abu-abu atau kehijauan, hal ini tergantung dari penyebab keputihan.
  3. Adanya keluhan lain seperti, nyeri, gatal, tidak nyaman, dan panas atau seperti terbakar.
  4. Dari sisi baunya, tercium bau tidak sedap, amis atau busuk.

AKIBAT KEPUTIHAN

Akibat dari keputihan normal adalah munculnya rasa tidak nyaman, dan berkurangnya rasa percaya diri. Terlebih bagi anda yang sudah memiliki suami, hal ini pasti akan mengganggu pasangan anda.

Dampak keputihan tidak normal ;

Bakteri

Bakteri vaginosis (Gardnerella Vaginitis), jika bakteri ini dibiarkan akan menyebabkan; bagi ibu hamil, dapat menyebabkan kerusakan membran kehamilan, bayi lahir prematur, dan infeksi paska melahirkan. Bakteri ini juga dapat memicu munculnya penyakit kelamin seperti sifilis dan gonorrhoea.

Jamur

Candidas jamur atau monila adalah yang dapat menginfeksi vagina. jamur ini disebakan karena HIV, kanker, AIDS, luka bakar, pola makan, sistem kekebalan tubuh yang rendah. jamur ini menyebakan vagina terasa panas dan sangat lembab karna keputihan menggumpal. jamur ini juga dapat tertular pada bayi yang baru lahir, karena saat persalinan tidak sengaja menelan cairan ibunya.

Parasit

Parasit Trichomoonas jika menginveksi vagina dapat menyebabkan penularan penyakit menular hubungan seksual. Ditularkan lewat hubungan seks, perlengkapan mandi, atau bibir kloset.

Virus

infeksi yang disebakan virus merupakan tanda-tanda penyakit kelamin. virus yang mungkin menyerang adalah HIV/AIDS, herpes, condyloma. virus juga dapat menyebabkan kanker rahim.

JANGAN TAKUT! BEGINI CARA PRAKTIS MENGATASI KEPUTIHAN

Mungkin bagi sebagian wanita sering menganggap bahwa keputihan sendiri sering diartikan sebagai salah satu bentuk respon tubuh yang terlalu lelah hingga menyebabkan ketidakseimbangan hormon dalam tubuh, tetapi bila tidak ditangani sedini mungkin, hal ini bisa saja memicu penyakit berbahaya tentunya.

Sampai pada tahapan tertentu ada beberapa penanganan yang bisa dilakukan sendiri

Sebisa Mungkin Hindari Sabun Pembersih Vagina

Produk sabun/cairan pencuci vagina biasanya bersifat basa, hal ini dapat menyebabkan kuman jahat dapat berkembang. Ketidak sesuaian pH normal vagina dapat membunuh floral normal vagina/ menyebabkan ekosistem pada vagina terganggu.

Sehinga produk pencuci vagina harus memiliki pH yang sesuai dengan pH normal vagina (3.8 s/d 4.2) dan sesuai petunjuk dokter.

Jaga Kebersihan Alat Kelamin

Hal yang harus diperhatikan saat membersihkan vagina seusai buang air adalah membersihkan dari depan kebelakang, untuk mengurangii resiko masuknya kuman ke dalam vagina yang dapat menyebabkan infeksi keputihan.

Hindari Celana Ketat

Celana ketat dapat menyebabkan alat kelamin menjadi hangat dan lembab. Jika alat kelamin lembab dapat meningkatkan timbulnya jamur, bakteri, dan parasit.

Hal inilah yang akan menyebabkan infeksi pemicu keputihan.

Maka hindari pemakaian celana ketat dan pilihlah celana dalam berbahan katun.

Ganti Pembalut Anda Secara Teratur

Gantilah pembalut minimal 3-4 kali sehari saat anda menstruasi. Cara ini mungkin akan sedikit boros tetapi ini bisa menghindari kelembaban dan timbuhnya parasit, bakteri atau jamur penyebab keputihan

Cuci Tangan Sebelum Cuci Kelamin

Tangan yang kotor dapat menjadi perantara masuknya kuman pada organ kewanitaan. Maka cucilah tangan sebelum mencuci alat kelamin, untuk meminimalisir resiko infeksi.

Jaga Kebersihan Pakaian Dalam

Biasakan untuk menyetrika pakaian dalam. Kebiasaan ini dapat menghindari/ membunuh bakteri, jamur dan parasit yang ada di udara dan mencegah masuk ke dalam vagina.

Kelola Stres Anda

Stres merupakan salah satu pemicu timbulnya keputihan. Sehingga untuk mencegah keputihan adalah dengan mengelola stres. Cara sederhana paling ampuh untuk menghilangkan stres adalah hadapi masalah dengan berani dan bijaksana, sehingga masalah tidak akan berlarut-larut.

Nah, untuk memudahkan Anda memahami bagaimana keputihan dan segala permasalahan yang ditimbukan, berikut ini saya berikan infografis tentang keputihan.

INFOGRAFIS: Keputihan Pada Wanita

 

Infografis mengenai masalah keputihan pada wanita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *