Ternyata Seks Dapat Mengurangi Resiko Kanker Rahim, Ini Caranya…

Please rate this

Tidak peduli wanita dari kalangan manapun bisa saja terkena penyakit, dan penyakit yang sering ditemui adalah penyakit pada rahim. Peneliti menunjukkan bahwa orang yang melakukan hubungan seks 2 kali atau lebih dalam seminggu dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh. Mereka yang melakukan seks 3 kali dalam seminggu, setidaknya akan 10 tahun lebih muda daripada orang yang melakukannya kurang dari 3 kali dalam seminggu.

Kanker serviks

Beberapa tahun terakhir, kanker serviks terjadi pada wanita yang usianya cenderung muda, di bawah 30 tahun. Para ahli memperingatkan bahwa untuk 2 tahun pertama setelah proses melahirkan, wanita harus memeriksa kondisi serviks mereka, agar dapat mencegah bakteri masuk ke organ. Kanker serviks adalah kanker terganas nomor 2 setelah kanker payudara.

Secara umum, kanker serviks jarang terjadi pada wanita di bawah usia 30 tahun yang sudah menikah. Penyakit ini biasanya menyerang wanita berusia 35 tahun dan puncaknya adalah antara 45-55 tahun. Namun, akhir-akhir ini, penyakit ini menyerang wanita muda karena polusi lingkungan dan gaya hidup yang buruk. Dalam beberapa tahun terakhir, pasien kanker serviks di bawah 30 tahun meningkat.

Bagi wanita yang memiliki riwayat keluarga terkena kanker serviks, pemeriksaan secara rutin sangat penting, paling tidaklah lakukan setiap tahun.

“Deteksi dini dan pengobatan dini, dapat mencegah penyakit secara efektif.”

Sebuah penelitian di AS menunjukkan bahwa orang yang melakukan seks lebih dari 2 kali dalam seminggu memiliki kekebalan tubuh yang lebih kuat. Selain itu orang yang melakukan hubungan lebih dari 3 kali dalam seminggu tampak lebih muda 10 tahun dibanding orang yang melakukan hubungan kurang dari 3 kali salam seminggu. Para ahli menjelaskan bahwa saat melakukan hubungan seks, banyak energi yang dikonsumsi, metabolisme tubuh dipercepat dan kotoran dalam tubuh akan dikeluarkan dalam jumlah banyak.

Fibroid uterus atau tumor jinak dalam rahim

Yang lebih penting lagi adalah dpat mempercfepat sirkulasi peredarna darh organ bawah, sehingga bisa menjaga kesehatan rahim. Jika jumlah darah kurang dan sirkulasi tidak bagus, darah akan mengendap di rahim. Hal ini dapat menyebabkan tumor atau kista pada rahim.

Sekarang kita sudah tahu bagaimana cara mencegah dan menyembuhkan tumor pada rahim. Pengobatan dasar penyebabnya sudah jelas bahwa kita harus menyelesaikan terlebih dulu」dingin」 dalam tubuh. Contohnya, pada kondisi yang gelap dan lembab, kayu akan mudah berjamur. Begitu pula dengan tubuh wanita yang 「dingin」 setara dengan lingkungan yang gelap dan lembab.

 

Sumber: pastiseru.com

Leave a Reply

%d bloggers like this: