Hilangkan Mitos-Mitos Keputihan Ini Dari Kepalamu, Yuk Intip Apa Aja Mitos-Mitos Tersebut!

Please rate this

image: ciripenyakitmu.com

Pada dasarnya, keputihan ini ada dua macam. Yang pertama adalah keputihan normal atau fisiologis atau tidak normal yang namanya patologis. Keputihan yang normal biasanya terjadi saat masa subur wanita yaitu sebelum dan sesudah periode menstruasi. Sedangkan yang tidak normal biasanya muncul terus-menerus yang menyebabkan gatal dan bau tidak enak. Keputihan tidak normal ini disebabkan oleh jamur, bakteri, virus atau parasit.

Biar kamu tidak bingung, di bawah ini adalah mitos dan fakta tentang keputihan. Kamu yang tahu informasi ini, lebih baik segera periksakan kalau memang ada yang tidak beres dengan organ kewanitaanmu. Lebih baik mencegah kan daripada mengobati.

1. Mitos: Keputihan tandanya mengalami masalah kewanitaan

Padahal tidak. Yang benar adalah belum tentu. Keputihan bisa terjadi pada semua wanita pada masa suburnya. Bukan karena kamu memiliki masalah serius. Kecuali jika kamu mengalaminya terus-menerus dan menimbulkan rasa gatal, bisa jadi itu adalah infeksi bakteri.

2. Mitos: Bau amis dari keputihanmu artinya ada masalah dengan sistem reproduksimu

Sebenarnya ada banyak alasan mengapa keputihan berbau amis. Contohnya saja kamu memakan makanan yang asin dan asam terlalu berlebihan itu juga bisa jadi faktor keputihanmu berbau amis. Warna dan konsistensi keputihan juga bisa disebabkan oleh makanan.

3. Mitos: Keputihan berwarna aneh itu sudah pasti artinya kamu memiliki masalah kewanitaan

Seperti halnya saat kamu menstruasi, warna keputihan tidak bisa dijadikan patokan apakah kamu sakit atau tidak. Ada faktor hormon, siklus reproduksi, diet dan konsumsi obat yang bisa berpengaruh pada warna, bau, dan volume keputihan.

4. Mitos: Keputihan tandanya vaginamu kotor

Keputihan juga bisa sebagai pelumas. Ini normal. Keputihan juga mengandung bakteri baik yang melindungi vagina dari infeksi. Normal atau tidaknya keputihanmu bisa kamu tentukan dari rasa gatal yang timbul. Jika keputihanmu menyebabkan gatal, maka sebaiknya kamu memeriksakannya ke dokter untuk berjaga-jaga.

5. Fakta: Praktik douching tidak membuat vagina lebih sehat

Praktek douching atau menyemprotkan cairan ke dalam vagina dengan air atau cairan lain tidak membuat vagina lebih sehat. Jadi, proses ini bukanlah proses wajib yang harus dilakukan semua wanita. Kecuali jika hal ini dianjurkan langsung oleh dokter

6. Fakta: Keputihan bukan masalah yang harus wanita khawatirkan

Keputihan yang terjadi bukan berarti kamu terkena infeksi vagina. Sebenarnya, keputihan memang bukan sesuatu yang harus kamu khwatirkan. Cairan dari kelenjar di dalam vagina yang disebut keputihan membawa sel-sel mati dan bakteri mati. Hal ini membuat vagina bersih dan membantu mencegah infeksi. Kecuali jika keputihan tersebut membuat vaginamu merasa gatal dan terbakar, maka kamu perlu memeriksakannya.

Kamu yang sudah tahu informasi ini, sebaiknya mulai merawat area kewanitaanmu dengan benar. Jangan dulu berprasangka buruk tentang keputihan alami. Jika kamu memang sudah merasa tidak nyaman dibuatnya, maka barulah kamu bisa memeriksakan hal tersebut kepada yang ahli di bidangnya.

 

Sumber : idntimes

Leave a Reply

%d bloggers like this: